Pencerahan Hukum Hari Ini (Rabu, 19 Oktober 2022) – PERJANJIAN GADAI SAHAM ADALAH PERJANJIAN ACCESSOIR

Perjanjian gadai saham tersebut merupakan perjanjian accessoir. Accessoir, artinya berlakunya hak gadai atas saham tergantung pada ada atau tidaknya perjanjian pokok atau hutang piutang, artinya jika perjanjian hutang piutang sah, maka perjanjian gadai sahamnya sebagai perjanjian tambahan juga sah. Sebaliknya jika perjanjian hutang piutang tidak sah, maka perjanjian gadai sahamnya juga tidak sah.”
→ Putusan Mahkamah Agung No.115 PK/PDT/2007 jo. Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. 517/PDT.G/ 2003/PN.JKT.PST.
Sumber:
Penjelasan Hukum tentang Eksekusi Gadai Saham, Suharnoko – Kartini Muljadi.
Salam Pancasila,
Fredrik J. Pinakunary