{"id":34576,"date":"2026-09-17T07:22:56","date_gmt":"2026-09-17T00:22:56","guid":{"rendered":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/?p=34576"},"modified":"2026-09-17T07:22:57","modified_gmt":"2026-09-17T00:22:57","slug":"pencerahan-hukum-hari-ini-kamis-17-september-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/pencerahan-hukum-hari-ini-kamis-17-september-2026\/","title":{"rendered":"Pencerahan Hukum Hari Ini (Kamis, 17 September 2026)"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>AHLI WARIS BERHAK MEMERINTAHKAN PENGHUNI LIAR KELUAR DARI RUMAH WARISAN<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Posisi Kasus<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Kepemilikan dan Hak Waris:<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Semasa hidupnya, seorang suami membeli secara sah sebidang tanah beserta bangunan rumah yang terletak di Surabaya.<\/li>\n\n\n\n<li>Setelah suami meninggal dunia, demi hukum seluruh hak kepemilikan atas rumah tersebut beralih kepada istri dan anak-anaknya selaku ahli waris yang sah.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ol start=\"2\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Penguasaan Tanpa Hak oleh Pihak Ketiga:<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Seorang perempuan (Tergugat I) menguasai rumah tersebut tanpa alas hak dan tanpa izin dari keluarga pemilik.<\/li>\n\n\n\n<li>Tergugat I kemudian mengajukan permohonan penetapan afwezigheid (pernyataan orang tidak hadir\/hilang) ke pengadilan secara diam-diam tanpa sepengetahuan para ahli waris.<\/li>\n\n\n\n<li>Berbekal penetapan tersebut, Tergugat I menyewakan rumah kepada pihak lain dan menikmati seluruh hasil uang sewanya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Langkah Hukum Para Ahli Waris:<br>Mengetahui aset keluarga dikuasai dan disewakan secara sepihak, para ahli waris mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) ke Pengadilan Negeri Surabaya.<\/li>\n\n\n\n<li>Tuntutan yang diajukan:<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menyatakan penguasaan oleh Tergugat I adalah perbuatan melawan hukum;<\/li>\n\n\n\n<li>Membatalkan\/menyatakan tidak berlaku penetapan afwezigheid serta perjanjian sewa yang dibuat oleh Tergugat I;<\/li>\n\n\n\n<li>Memerintahkan Tergugat I mengosongkan dan menyerahkan rumah kepada para ahli waris;<\/li>\n\n\n\n<li>Menghukum Tergugat I menyerahkan seluruh uang hasil sewa kepada para ahli waris.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Putusan Pengadilan<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Pengadilan Negeri Surabaya:<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengabulkan gugatan para ahli waris untuk sebagian.<\/li>\n\n\n\n<li>Menetapkan Tergugat I terbukti melakukan perbuatan melawan hukum.<\/li>\n\n\n\n<li>Menghukum Tergugat I untuk mengosongkan rumah serta mengembalikan uang sewa kepada para penggugat (ahli waris).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ol start=\"2\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Pengadilan Tinggi Jawa Timur (Banding):<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Surabaya seluruhnya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Mahkamah Agung RI (Kasasi):<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Amar: Menolak permohonan kasasi dari Tergugat I.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertimbangan Hukum Mahkamah Agung<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Prioritas Hak Ahli Waris: Istri dan anak-anak terbukti secara hukum sebagai ahli waris yang sah, sehingga merekalah pemegang hak utama untuk menguasai, mengurus, dan mempertahankan rumah warisan tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Tindakan Beriktikad Buruk: Upaya Tergugat I mengajukan penetapan orang tidak hadir (afwezigheid) tanpa memberitahu keluarga\/ahli waris dinilai sebagai siasat buruk dan penyalahgunaan prosedur hukum untuk merebut hak orang lain.<\/li>\n\n\n\n<li>Perjanjian Sewa Batal\/Tidak Mengikat: Karena disewakan oleh orang yang bukan pemilik dan tidak memiliki kuasa, maka perjanjian sewa tersebut tidak sah dan tidak mengikat ahli waris.<\/li>\n\n\n\n<li>Batasan Pemeriksaan Kasasi: Pemeriksaan di tingkat pertama dan banding ( judex facti ) sudah tepat dalam menilai bukti dan fakta. Mahkamah Agung pada tingkat kasasi (judex juris) hanya berwenang menguji apakah ada kesalahan penerapan hukum, bukan memeriksa ulang fakta persidangan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kaidah Hukum<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Hak Mutlak Ahli Waris Melindungi Aset: Ahli waris yang sah berhak penuh merebut kembali rumah peninggalan pewaris dari penguasaan pihak manapun yang menempatinya tanpa izin dan tanpa dasar hak yang sah.<\/li>\n\n\n\n<li>Penyalahgunaan Status &#8220;Orang Hilang&#8221; ( Afwezigheid ): Mengajukan penetapan orang tidak hadir (afwezigheid) secara diam-diam untuk menguasai properti orang lain adalah perbuatan melawan hukum. Penetapan dan seluruh tindakan turunan yang lahir darinya tidak memiliki kekuatan hukum mengikat.<\/li>\n\n\n\n<li>Sewa-Menyewa Tanpa Izin Pemilik adalah Cacat Hukum: Pihak ketiga yang menyewakan rumah milik orang lain tanpa hak wajib mengosongkan properti tersebut dan menyerahkan seluruh uang hasil sewa yang dinikmatinya kepada pemilik\/ahli waris sah.<\/li>\n\n\n\n<li>Tugas Mahkamah Agung di Tingkat Kasasi: Permohonan kasasi yang hanya memperdebatkan penilaian bukti atau fakta perkara di persidangan harus ditolak, karena kewenangan kasasi terbatas pada pengujian penerapan hukum.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2192 Putusan Mahkamah Agung Nomor 2849 K\/Pdt\/2008, tanggal 13 Juli 2010.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber: <a href=\"https:\/\/putusan3.mahkamahagung.go.id\/direktori\/putusan\/7b15169dc26ccaed1a706476583707e5.html\">https:\/\/putusan3.mahkamahagung.go.id\/direktori\/putusan\/7b15169dc26ccaed1a706476583707e5.html<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salam Pancasila,<br>Fredrik J. Pinakunary<br>Wakil Ketua Umum Peradi RBA<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AHLI WARIS BERHAK MEMERINTAHKAN PENGHUNI LIAR KELUAR DARI RUMAH WARISAN Posisi Kasus Putusan Pengadilan Pertimbangan Hukum Mahkamah Agung Kaidah Hukum \u2192 Putusan Mahkamah Agung Nomor 2849 K\/Pdt\/2008, tanggal 13 Juli 2010. Sumber: https:\/\/putusan3.mahkamahagung.go.id\/direktori\/putusan\/7b15169dc26ccaed1a706476583707e5.html Salam Pancasila,Fredrik J. PinakunaryWakil Ketua Umum Peradi RBA<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"off","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[320],"tags":[],"class_list":["post-34576","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-pencerahan-hukum-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34576","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34576"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34576\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34577,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34576\/revisions\/34577"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34576"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34576"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34576"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}