{"id":34492,"date":"2026-08-07T06:30:38","date_gmt":"2026-08-06T23:30:38","guid":{"rendered":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/?p=34492"},"modified":"2026-08-07T06:30:40","modified_gmt":"2026-08-06T23:30:40","slug":"pencerahan-hukum-hari-ini-selasa-28-juli-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/pencerahan-hukum-hari-ini-selasa-28-juli-2026\/","title":{"rendered":"Pencerahan Hukum Hari Ini (Selasa, 28 Juli 2026)"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>UTANG BELUM LUNAS, KREDITUR BERHAK UNTUK TETAP MENGUASAI SERTIFIKAT YANG DIJADIKAN SEBAGAI JAMINAN&#8221;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Duduk Perkara<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perkara ini berawal dari perjanjian utang piutang antara Dessy Kartini (Kreditur) dengan almarhum Hendri Wahyu Wibowo (Debitur).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menjamin pelunasan utang sebesar Rp358.550.000,00, Debitur menyerahkan 2 buah Sertifikat Hak Milik kepada Kreditur, yaitu SHM No. 713\/Arjosari dan SHM No. 714\/Arjosari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah Debitur meninggal, para ahli warisnya yaitu Hendra Wahyu Nugroho, Ratna Widyawati, dan Brawijaya Putra Mahadeva tidak melunasi sisa utang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kreditur kemudian menggugat para ahli waris karena wanprestasi. Sebaliknya, mereka mengajukan gugatan balik dengan alasan penguasaan sertifikat oleh Kreditur adalah Perbuatan Melawan Hukum dan meminta sertifikat dikembalikan beserta ganti rugi.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"2\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Putusan Pengadilan<\/li>\n\n\n\n<li>Pengadilan Negeri Karanganyar<br>Mengabulkan gugatan Kreditur. Menyatakan para ahli waris wanprestasi, menetapkan kedua sertifikat sah sebagai jaminan utang, dan menghukum ahli waris membayar sisa utang.<\/li>\n\n\n\n<li>Pengadilan Tinggi Semarang<br>Menguatkan putusan PN dengan perbaikan. Menetapkan sisa utang yang harus dibayar sebesar Rp312.450.000,00.<\/li>\n\n\n\n<li>Mahkamah Agung<br>Menolak permohonan kasasi dari para ahli waris. Putusan PT Semarang dikuatkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Pertimbangan Hukum Mahkamah Agung<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mahkamah Agung menilai Judex Facti telah tepat. Pertama, para ahli waris terbukti wanprestasi karena tidak melunasi kewajiban utang pewaris.<br>Kedua, penguasaan sertifikat oleh Kreditur adalah sah. Sertifikat tersebut diserahkan secara sukarela sebagai jaminan utang, sehingga selama utang belum lunas, Kreditur berhak menguasai sertifikat.<br>Perbuatan tersebut bukan Perbuatan Melawan Hukum.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"4\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Kaidah Hukum<\/li>\n\n\n\n<li>Tanggung Jawab Ahli Waris Atas Utang Pewaris<br>Ahli waris bertanggung jawab secara perdata atas utang pewaris sebatas harta warisan yang diterima, sesuai Pasal 833 KUHPerdata.<\/li>\n\n\n\n<li>Penguasaan Sertifikat Sebagai Jaminan Adalah Sah<br>Penyerahan sertifikat tanah secara sukarela oleh debitur kepada kreditur sebagai jaminan utang adalah sah. Selama utang belum dilunasi, kreditur berhak menguasai sertifikat tersebut dan bukan merupakan PMH.<\/li>\n\n\n\n<li>Wanprestasi Memberikan Hak Tuntut Pelunasan<br>Kelalaian debitur atau ahli waris dalam melunasi utang merupakan wanprestasi. Kreditur berhak menuntut pelunasan seluruh sisa kewajiban berdasarkan Pasal 1243 KUHPerdata.<\/li>\n\n\n\n<li>Asas &#8220;Pacta Sunt Servanda&#8221; Dalam Jaminan Utang<br>Perjanjian yang telah dibuat secara sah mengikat para pihak dan ahli warisnya. Debitur tidak dapat menuntut kembali objek jaminan sebelum prestasi utangnya dipenuhi sepenuhnya.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2192 Putusan Mahkamah Agung Nomor 4129 K\/Pdt\/2024, tanggal 14 Oktober 2024.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber:<br>https:\/\/putusan3.mahkamahagung.go.id\/direktori\/putusan\/zaf18970141f41449d71313130333039.html<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salam Pancasila,<br>Fredrik J. Pinakunary<br>Wakil Ketua Umum Peradi RBA<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>UTANG BELUM LUNAS, KREDITUR BERHAK UNTUK TETAP MENGUASAI SERTIFIKAT YANG DIJADIKAN SEBAGAI JAMINAN&#8221; Perkara ini berawal dari perjanjian utang piutang antara Dessy Kartini (Kreditur) dengan almarhum Hendri Wahyu Wibowo (Debitur). Untuk menjamin pelunasan utang sebesar Rp358.550.000,00, Debitur menyerahkan 2 buah Sertifikat Hak Milik kepada Kreditur, yaitu SHM No. 713\/Arjosari dan SHM No. 714\/Arjosari. Setelah Debitur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"off","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[320],"tags":[],"class_list":["post-34492","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-pencerahan-hukum-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34492","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34492"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34492\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34493,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34492\/revisions\/34493"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34492"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34492"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34492"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}