{"id":29853,"date":"2020-06-02T17:53:32","date_gmt":"2020-06-02T10:53:32","guid":{"rendered":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/?p=29853"},"modified":"2022-03-14T11:04:07","modified_gmt":"2022-03-14T04:04:07","slug":"kewenangan-pengadilan-tata-usaha-negara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/kewenangan-pengadilan-tata-usaha-negara\/","title":{"rendered":"Kewenangan Pengadilan Tata Usaha Negara"},"content":{"rendered":"\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Undang-Undang No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan adalah salah satu peraturan perundangan yang mengatur mengenai penyelenggaraan pemerintahan agar lebih sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat serta sebagai landasan dan pedoman bagi Badan dan\/atau Pejabat Pemerintahan. Selain itu juga sebagai hukum administrasi materiil dari sistem Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN).<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Wewenang PTUN<\/strong><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">PTUN memiliki kewenangan untuk memeriksa, memutus dan menyelesaikan sengketa tata usaha negara sebagai akibat dikeluarkannya keputusan tata usaha negara oleh badan atau pejabat tata usaha negara baik di tingkat pusat maupun daerah. Kewenangan ini berkembang sejalan dengan praktek penyelenggaraan pemerintahan yang juga semakin luas dan timbulnya lembaga negara yang mendukung terlaksananya pemerintahan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Tugas dan wewenang tersebut dilaksanakan dengan berpedoman pada <a href=\"https:\/\/www.hukumonline.com\/pusatdata\/detail\/2625\/node\/639\/undangundang-nomor-5-tahun-1986\">Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Pengadilan Tata Usaha Negara<\/a>\u00a0(\u201c<strong>UU 5\/1986<\/strong>\u201d)\u00a0sebagaimana telah diubah dengan\u00a0<a href=\"https:\/\/www.hukumonline.com\/pusatdata\/detail\/18360\/nprt\/537\/undangundang-nomor-9-tahun-2004\">Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 tentang Perubahan Pertama atas Undang-Undang Nomor 5 tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara<\/a>\u00a0(\u201c<strong>UU 9\/2004<\/strong>\u201d)\u00a0dan terakhir kali diubah dengan\u00a0<a href=\"https:\/\/www.hukumonline.com\/pusatdata\/detail\/lt4b012b9eee9fb\/nprt\/1060\/undangundang-nomor-51-tahun-2009\">Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 5 tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara<\/a>\u00a0(\u201cUU <strong>51\/2009<\/strong>\u201d) yang mengatur tentang perubahan atas Undang-Undang tentang peradilan tata usaha negara, peraturan dan perundang-undangan yang terkait, serta petunjuk yang diberikan oleh Mahkamah Agung. Tugas dan wewenang yang kedua adalah meneruskan sengketa yang timbul di bidang tata usaha negara ke pengadilan tata usaha negara dan pengadilan tinggi tata usaha negara.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Peradilan tata usaha negara juga bertugas dan berwenang untuk memastikan organisasi dan tata kerja kepaniteraan di pengadilan tata usaha negara sudah dipahami sepenuhnya dan dijalankan dengan baik. Tugas dan wewenang ini penting untuk diperhatikan karena panitera adalah salah satu pejabat di pengadilan yang bertanggung jawab untuk membantu hakim dalam melaksanakan tugas-tugas administratif. Terkait dengan tugas dan wewenang ini, peradilan tata usaha negara dapat berpedoman pada Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor KMA\/012\/SK\/III\/1993.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pihak Yang Bersengketa<\/strong><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Berdasarkan\u00a0Pasal 1 angka 7 UU 5\/1986 bahwa tata usaha negara didefinisikan sebagai berikut:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\r\n<p><em>\u201cTata Usaha Negara adalah administrasi negara yang melaksanakan fungsi untuk\u00a0menyelenggarakan urusan pemerintahan baik di pusat maupun di daerah.\u201d<\/em><\/p>\r\n<\/blockquote>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Selanjutnya, pengertian sengketa usaha negara berdasarkan\u00a0<strong>Pasal 1 angka 10 UU 51\/2009<\/strong>\u00a0didefinisikan sebagai berikut:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\r\n<p><em>\u201cSengketa Tata Usaha Negara adalah sengketa yang timbul dalam bidang tata usaha negara antara orang atau badan hukum perdata dengan badan atau pejabat tata usaha negara, baik di pusat maupun di daerah, sebagai akibat dikeluarkannya keputusan tata usaha negara, termasuk sengketa kepegawaian berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.\u201d<\/em><\/p>\r\n<\/blockquote>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Berdasarkan ketentuan tersebut maka pihak yang bersengketa adalah orang atau badan hukum perdata dengan badan atau pejabat tata usaha negara, baik di pusat maupun di daerah. Tergugat adalah badan atau pejabat tata usaha negara yang mengeluarkan keputusan berdasarkan wewenang yang ada padanya atau yang dilimpahkan kepadanya yang digugat oleh orang atau badan hukum perdata.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Obyek Sengketa PTUN<\/strong><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Obyek sengketa yang diperiksa PTUN adalah hal yang berkaitan dengan penetapan tertulis yang dikeluarkan oleh badan atau pejabat tata usaha negara yang berisi tindakan hukum tata usaha negara yang bersifat konkrit, individual, final dan menimbulkan akibat hukum bagi seseorang atau badan hukum perdata.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Perluasan makna keputusan tata usaha negara sesuai Pasal 87 UU Nomor 30 Tahun 2014 adalah: a) penetapan tertulis yang juga mencakup perbuatan faktual, b) Keputusan Badan dan\/atau Pejabat di lingkungan eksekutif, legislatif, yudikatif dan penyelenggara negara lainnya, c) berdasarkan ketentuan perundangundangan dan AAUPB, d) bersifat final dalam arti lebih luas, e) Keputusan yang berpotensi menimbulkan akibat hukum, dan\/atau f) Keputusan yang berlaku bagi Warga Masyarakat.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Lebih lanjut, obyek sengketa yang berupa keputusan tata usaha negara adalah perbuatan hukum pemerintah di bidang hukum publik. Perbuatan hukum ini harus berdasarkan hukum yang berlaku artinya sesuai dengan asas legalitas dalam hukum administrasi negara. Asas legalitas menurut Sjachran Basah , adalah upaya mewujudkan duet integral secara harmonis antara paham kedaulatan hukum dan paham kedaulatan rakyat berdasarkan prinsip monodualistis selaku pilar-pilar, yang sifat hakikatnya konstitutif. Asas legalitas dalam penyelenggaraan pemerintahan harus dipenuhi, karena sebagai negara hukum segala tindakan hukum pemerintah harus berdasarkan hukum yang berlaku dan sekaligus memberi jaminan perlindungan hukum bagi warga negara.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tata Cara Mengajukan Gugatan Tata Usaha Negara<\/strong><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Sengketa tata usaha negara diselesaikan di PTUN dengan mengajukan gugatan tertulis yang berisi tuntutan agar keputusan tata usaha negarayang disengketakan itu dinyatakan batal atau tidak sah, dengan atau tanpa disertai tuntutan ganti rugi dan\/atau direhabilitasi.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Alasan yang dapat digunakan dalam gugatan tertulis disebutkan dalam\u00a0<strong>Pasal 53 ayat (2) UU 9\/2004<\/strong>\u00a0sebagai berikut:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\">\r\n<li>Keputusan Tata Usaha Negara yang digugat itu bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;<\/li>\r\n<li>Keputusan Tata Usaha Negara yang digugat itu bertentangan dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik.<\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Gugatan dapat diajukan hanya dalam tenggang waktu sembilan puluh hari terhitung sejak saat diterimanya atau diumumkannya Keputusan badan atau pejabat tata usaha negara.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Bagi pihak yang namanya tersebut dalam keputusan tata usaha negara yang digugat, maka tenggang waktu sembilan puluh hari itu dihitung sejak hari diterimanya keputusan tata usaha negara yang digugat.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Dalam hal yang hendak digugat itu merupakan keputusan, maka menurut ketentuan:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\">\r\n<li>Pasal 3 ayat (2) UU 5\/1986, tenggang waktu sembilan puluh hari itu dihitung setelah lewatnya tenggang waktu yang ditentukan dalam peraturan dasarnya, yang dihitung sejak tanggal diterimanya permohonan yang bersangkutan;<\/li>\r\n<li>Pasal 3 ayat (3) UU 5\/1986, maka tenggang waktu sembilan puluh hari itu dihitung setelah lewatnya batas waktu empat bulan yang dihitung sejak tanggal diterimanya permohonan yang bersangkutan.<\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Dalam hal peraturan dasarnya menentukan bahwa suatu keputusan itu harus diumumkan, maka tenggang waktu sembilan puluh hari itu dihitung sejak hari pengumuman tersebut.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semoga bermanfaat,<\/p>\r\n<div class=\"wp-block-group\">\r\n<div class=\"wp-block-group__inner-container\">\r\n\r\n\r\n<h6 class=\"wp-block-heading\"><strong>FREDRIK J PINAKUNARY LAW OFFICES<\/strong><\/h6>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;<\/p>\r\n<p class=\"has-normal-font-size\"><strong>LinkedIn: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/fjp-law-offices\/?viewAsMember=true\">FJP Law Offices<\/a> | Facebook: <a href=\"https:\/\/web.facebook.com\/FJPLaw\/\">@FJPLaw<\/a> | Instagram: <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/fredrik_jp\/\">@fredrik_jp<\/a><\/strong><\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n<div class=\"wp-block-group\">\r\n<div class=\"wp-block-group__inner-container\">\r\n\r\n\r\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Artikel Terkait Lainnya<\/h4>\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-latest-posts__list alignleft wp-block-latest-posts is-layout-flow wp-block-latest-posts-is-layout-flow\"><li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/upaya-penyelesaian-sengketa-pada-pelayanan-publik-oleh-ombudsman\/\" aria-label=\"Upaya Penyelesaian Sengketa Pada Pelayanan Publik Oleh Ombudsman\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"163\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Upaya-Penyelesaian-Sengketa-Pada-Pelayanan-Publik-Oleh-Ombudsman-300x163.png\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/upaya-penyelesaian-sengketa-pada-pelayanan-publik-oleh-ombudsman\/\">Upaya Penyelesaian Sengketa Pada Pelayanan Publik Oleh Ombudsman<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/peran-ombudsman-ri-terkait-maladministrasi\/\" aria-label=\"Peran Ombudsman RI Terkait Maladministrasi\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"225\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/PERAN-OMBUDSMAN-RI-TERKAIT-MALADMINISTRASI-300x225.png\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/peran-ombudsman-ri-terkait-maladministrasi\/\">Peran Ombudsman RI Terkait Maladministrasi<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/mengenal-ombudsman-ri-dan-tugasnya-terkait-maladministrasi\/\" aria-label=\"Mengenal Ombudsman RI dan Tugasnya Terkait Maladministrasi\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"200\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/OMBUSMAN-300x200.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"Ombusman RI. Foto: Ombudsman\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/mengenal-ombudsman-ri-dan-tugasnya-terkait-maladministrasi\/\">Mengenal Ombudsman RI dan Tugasnya Terkait Maladministrasi<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/kewenangan-pengadilan-tata-usaha-negara\/\" aria-label=\"Kewenangan Pengadilan Tata Usaha Negara\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"225\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/Pengadilan-Tata-Usaha-Negara-300x225.png\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/kewenangan-pengadilan-tata-usaha-negara\/\">Kewenangan Pengadilan Tata Usaha Negara<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/bukti-surat-dalam-hukum-perdata\/\" aria-label=\"Bukti Surat Dalam Hukum Perdata\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"194\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/documents-300x194.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/bukti-surat-dalam-hukum-perdata\/\">Bukti Surat Dalam Hukum Perdata<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/pemanggilan-tergugat-yang-berkedudukan-di-luar-negeri\/\" aria-label=\"Pemanggilan Tergugat yang Berkedudukan di Luar Negeri\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"161\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/email-marketing-4103437_1920-300x161.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/pemanggilan-tergugat-yang-berkedudukan-di-luar-negeri\/\">Pemanggilan Tergugat yang Berkedudukan di Luar Negeri<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/teori-tempat-terjadinya-perbuatan-melawan-hukum-dalam-perkara-penghinaan\/\" aria-label=\"Teori Tempat Terjadinya Perbuatan Melawan Hukum Dalam Perkara Penghinaan\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"214\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/bullying-4378156_1280-300x214.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"Gambar oleh Linus Sch\u00fctz dari Pixabay\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/teori-tempat-terjadinya-perbuatan-melawan-hukum-dalam-perkara-penghinaan\/\">Teori Tempat Terjadinya Perbuatan Melawan Hukum Dalam Perkara Penghinaan<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/e-court-sebuah-terobosan-dalam-pengadilan-indonesia\/\" aria-label=\"E-Court: Sebuah Terobosan Dalam Pengadilan Indonesia\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"191\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/e-court-300x191.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" srcset=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/e-court-300x191.jpg 300w, https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/e-court.jpg 470w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/e-court-sebuah-terobosan-dalam-pengadilan-indonesia\/\">E-Court: Sebuah Terobosan Dalam Pengadilan Indonesia<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/pengaturan-pencabutan-gugatan-dalam-hukum-perdata-indonesia\/\" aria-label=\"Pengaturan Pencabutan Gugatan dalam Hukum Perdata Indonesia\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"200\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/supreme-court-building-1209701_1920-300x200.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/pengaturan-pencabutan-gugatan-dalam-hukum-perdata-indonesia\/\">Pengaturan Pencabutan Gugatan dalam Hukum Perdata Indonesia<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/pemeriksaan-setempat-descente\/\" aria-label=\"Pemeriksaan Setempat (descente)\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"224\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/1024px-IndonesianSupremeCourt-descente-300x224.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/pemeriksaan-setempat-descente\/\">Pemeriksaan Setempat (descente)<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/perubahan-gugatan-dalam-hukum-perdata-indonesia\/\" aria-label=\"Perubahan Gugatan dalam Hukum Perdata Indonesia\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"284\" height=\"178\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/images.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/perubahan-gugatan-dalam-hukum-perdata-indonesia\/\">Perubahan Gugatan dalam Hukum Perdata Indonesia<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/kewajiban-hakim-mendamaikan-para-pihak-berperkara\/\" aria-label=\"Kewajiban Hakim Mendamaikan Para Pihak Berperkara\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"163\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/shaking-hands-3091908_1920-300x163.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/kewajiban-hakim-mendamaikan-para-pihak-berperkara\/\">Kewajiban Hakim Mendamaikan Para Pihak Berperkara<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/contempt-of-court-di-indonesia\/\" aria-label=\"Contempt of Court di Indonesia\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"200\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/contempt-300x200.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/contempt-of-court-di-indonesia\/\">Contempt of Court di Indonesia<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/perbuatan-melawan-hukum-v-wanprestasi\/\" aria-label=\"Perbuatan Melawan Hukum v. Wanprestasi\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"200\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/chair-court-gavel-hammer-995268-300x200.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"Foto oleh Wanderin Nomad Photography dari Pexels\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/perbuatan-melawan-hukum-v-wanprestasi\/\">Perbuatan Melawan Hukum v. Wanprestasi<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/mengenal-putusan-serta-merta\/\" aria-label=\"Mengenal Putusan Serta Merta\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"169\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/law-3949481_1920-300x169.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"Gambar oleh Tomislav Jakupec dari Pixabay\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/mengenal-putusan-serta-merta\/\">Mengenal Putusan Serta Merta<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/mengenal-gugatan-actio-popularis-atau-citizen-lawsuit\/\" aria-label=\"Mengenal Gugatan Actio Popularis atau Citizen Lawsuit\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"200\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/protest-4499802_1920-300x200.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/mengenal-gugatan-actio-popularis-atau-citizen-lawsuit\/\">Mengenal Gugatan Actio Popularis atau Citizen Lawsuit<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/ruang-lingkup-pemeriksaan-di-tingkat-banding-dan-kasasi\/\" aria-label=\"Ruang Lingkup Pemeriksaan di Tingkat  Banding dan Kasasi\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"200\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/appeal-300x200.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/ruang-lingkup-pemeriksaan-di-tingkat-banding-dan-kasasi\/\">Ruang Lingkup Pemeriksaan di Tingkat  Banding dan Kasasi<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/apakah-eksepsi-ketidakberwenangan-pengadilan-harus-diputus-terlebih-dahulu\/\" aria-label=\"Apakah Eksepsi Ketidakberwenangan Pengadilan  Harus Diputus Terlebih Dahulu?\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"200\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/4481283288_9f22907eea_o-300x200.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/apakah-eksepsi-ketidakberwenangan-pengadilan-harus-diputus-terlebih-dahulu\/\">Apakah Eksepsi Ketidakberwenangan Pengadilan  Harus Diputus Terlebih Dahulu?<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/gugatan-class-action-dalam-hukum-indonesia\/\" aria-label=\"Gugatan Class Action dalam Hukum Indonesia\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"200\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/class-action-lawsuits-300x200.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/gugatan-class-action-dalam-hukum-indonesia\/\">Gugatan Class Action dalam Hukum Indonesia<\/a><\/li>\n<li><div class=\"wp-block-latest-posts__featured-image alignleft\"><a href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/penerapan-eksepsi-obscuur-libel-dan-error-in-persona\/\" aria-label=\"Penerapan Eksepsi Obscuur Libel dan Error in Persona\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"200\" src=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/supreme-court-building-1209701_1920-300x200.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-post-image\" alt=\"\" style=\"max-height:250px;\" \/><\/a><\/div><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/fjp-law.com\/id\/penerapan-eksepsi-obscuur-libel-dan-error-in-persona\/\">Penerapan Eksepsi Obscuur Libel dan Error in Persona<\/a><\/li>\n<\/ul><\/div>\r\n<\/div>\r\n<!-- \/wp:post-content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Undang-Undang No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan adalah salah satu peraturan perundangan yang mengatur mengenai penyelenggaraan pemerintahan agar lebih sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat serta sebagai landasan dan pedoman bagi Badan dan\/atau Pejabat Pemerintahan. Selain itu juga sebagai hukum administrasi materiil dari sistem Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN). Wewenang PTUN PTUN memiliki kewenangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29843,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[33,1,79,194],"tags":[198,195,199],"class_list":["post-29853","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advokat","category-artikel","category-hukum-acara-perdata","category-hukum-administrasi-negara","tag-administrasi-negara","tag-pengadilan-tata-usaha-negara","tag-ptun"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29853","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29853"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29853\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31062,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29853\/revisions\/31062"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29843"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29853"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29853"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29853"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}