{"id":29748,"date":"2020-04-14T17:40:27","date_gmt":"2020-04-14T10:40:27","guid":{"rendered":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/?p=29748"},"modified":"2020-04-14T17:40:32","modified_gmt":"2020-04-14T10:40:32","slug":"kapan-gugatan-balik-rekonvensi-selambatnya-dapat-diajukan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/kapan-gugatan-balik-rekonvensi-selambatnya-dapat-diajukan\/","title":{"rendered":"Kapan Gugatan Balik (Rekonvensi) Selambatnya Dapat Diajukan?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam proses persidangan perdata ada yang\nbertanya tentang kapan gugatan balik atau rekonvensi boleh diajukan oleh pihak\ntergugat. Apakah harus bersama-sama dengan jawaban atau boleh diajukan setelah\njawaban.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terhadap hal ini Putusan Mahkamah Agung ada yang mengharuskan rekonvensi diajukan bersama-sama dengan jawaban, yakni berdasarkan Putusan Mahkamah Agung No.346\/Sip\/1975<strong> <\/strong>. Artinya setelah jawaban diajukan rekonvensi tidak boleh diajukan lagi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun ada juga Putusan Mahkamah Agung yang memperbolehkan gugatan rekonvensi diajukan bersamaan dengan duplik, yakni Putusan Mahkamah Agung No.239\/Sip\/1968, artinya setelah jawaban diajukan rekonvensi pun boleh diajukan. Dengan dasar bahwa duplik adalah bagian dari jawab menjawab. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam proses persidangan perdata ada yang bertanya tentang kapan gugatan balik atau rekonvensi boleh diajukan oleh pihak tergugat. Apakah harus bersama-sama dengan jawaban atau boleh diajukan setelah jawaban. Terhadap hal ini Putusan Mahkamah Agung ada yang mengharuskan rekonvensi diajukan bersama-sama dengan jawaban, yakni berdasarkan Putusan Mahkamah Agung No.346\/Sip\/1975 . Artinya setelah jawaban diajukan rekonvensi tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[142],"tags":[],"class_list":["post-29748","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-yurisprudensi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29748","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29748"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29748\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29749,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29748\/revisions\/29749"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29748"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29748"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fjp-law.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29748"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}